Sport  

Fakta Menarik Yusuf Demir, Messi Baru di Barcelona

Yusuf demir barcelona

Usai melepas Lionel Messi ke Paris Saint Germain, Barcelona memang harus berburu pemain-pemain berkualitas lainnya demi mempertahankan performanya di musim ini. Alhasil nama-nama beken seperti Memphis Depay, Eric Garcia dan Sergio Aguero berhasil didatangkan.

Bukan hanya itu, Barcelona juga mendatangkan talenta muda penuh bakat yakni Yusuf Demir dari Rapid Vienna.

Barcelona memang belum memiliki Demir sepenuhnya karena berstatus pinjaman selama semusim. Namun pemain yang dijuluki Messi dari Austria ini berpeluang dibeli di akhir masa pinjamannya.

Kontrak Demir selama semusim ini sebesar 500 ribu euro atau setara dengan Rp.8,6 miliar. Jika ingin membeli Demir diakhir masa pinjamannya maka Barcelona harus mengeluarkan 10 juta euro atau setara dengan Rp.172 miliar.

Pemain berusia 18 tahun tersebut ikut serta dalam tour pra musim bersama Barcelona B dan cukup membuat Ronald Koeman terkesan. Sementara bersama Rapid Viena di Bundesliga Austria, Demir sudah bermain sebanyak 25 kali dengan enam kali starter dan mencetak 6 gol dengan 1 assist.

Perjalanan Karir Yusuf Demir

Pemain kelahiran 2003 ini pada usia tujuh tahun sudah bergabung dengan klub First Vienna. Tiga tahun kemudian direkrut klub SK Rapid Wien yang merupakan tim kuat di Austria. Klub ini memang cukup berpengalaman di Liga Champions dan Liga EUROPA juga memiliki cukup banyak tropi kejuaraan lokal.

Saat usianya 15 tahun, Demir dimasukan ke tim Wien II dan mampu mencetak satu gol dari 11 pertandingan. Kemudian mencetak gol untuk Timnas Austria U17 saat bertanding melawan Siprus, Belgia dan Georgia.

Di usianya yang ke 16, Demir mendapat promosi oleh Dietmar Kühbauer untuk masuk ke tim senior Wien pada musim 2019/2020 dan bermain selama delapan menit di laga perdananya.

Sayangnya Demir pernah mengalami cedera pergelangan kaki sehingga harus absen pada lima pertandingan. Setelah pulih, Demir terus mendapat kepercayaan di Timnas Austria U-17 dan mampu mencetak 9 gol dari 14 laga.

Pemain Multitalenta

Meski awalnya dia berposisi di sayap kanan, namun juga bisa berpindah ke kiri, selain itu juga bisa berperan sebagai nomor 10. Demir juga kerap tampil sebagai super sub.

Demir mampu mencetak 3 gol dengan 6 assist termasuk gol ke gawang WSG Tirol. Dia juga menjadi pencetak gol termuda bagi Austria di kualifikasi Liga Champions saat melawan Gent. Rata-rata gol tercipta pada setiap 91 menit.

Demir juga bermain di Liga Europa bersama Wien, bermain penuh saat menghadapi Arsenal kemudian mampu mencetak gol saat melawan Dundalk dan menang dramatis. Penampilannya yang apik membuat Demir dimasukan ke Timnas Austria U-21.

“Mereka ingin anak saya memilih tim nasional Austria A. Kami senang memiliki minat seperti itu. Tapi kami dari Trabzon. Ada sisi itu. Meskipun Austria sangat tertarik, tidak ada seorang pun dari Turki yang memanggil kami untuk bergabung dengan tim nasional,” ungkap sang ayah.

Bersama Barcelona, Demir bermain 45 menit melawan Gimnastic di pra musim, kemudian melawan Girona selama 60 menit. Kemudian bermain 90 menit saat mencetak gol ke gawang Stuttgart di menit ke-36.

“Demir? Bakat yang hebat, dia memiliki masa depan yang hebat seperti pemain lainnya yang bermain hari ini dan ini penting untuk masa depan klub”. Kata Koeman.

Gaya Permainan

Demir memiliki gaya permainan khas dengan kepala tegap dan mampu memberikan ancaman berbahaya bagi gawang lawan. Demir adalah pemain cepat dan taktis sehingga sulit dijaga oleh lawan.

Selain itu, sebagai pemain muda namun memiliki insting dewasa yang kuat dimana dia tahu kapan saatnya mengumpan dan mencetak gol. Demir juga bisa disandingkan dengan legenda Belanda, Arjen Robben yang memiliki pergerakan cepat dan kemampuan memotong, selain itu sepakan kaki kirinya juga sangat berbahaya.

Bukan hanya itu, meski usianya baru 18 tahun namun pemain berbakat Austria ini memiliki kepercayaan tinggi.

“dia mungkin masih muda tetapi dia sudah memiliki pengalaman bermain di level tertinggi dan tahu cara mencetak gol.” Tulis laman Barcelona.

“Saya akan pindah ke klub favorit saya dan klub terbesar di dunia. Saya datang ke Rapid sebagai anak kecil dengan mimpi besar dan sekarang menjadi anak yang sangat bersyukur.” Kata Demir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.